Jumat, 28 Oktober 2016

Pergi, lalu Kembali.

Aku tak bisa terus menjeratmu untuk tetap bersamaku.
Mengurung sebuah hati yang sebenarnya ingin pergi.
Entah karena rasa sayang atau nafsu belaka yang menumbuhkan egois ini.
Maaf..
Pergilah kamu. Pergi.
Aku tahu tak mudah untuk melepaskan.
Merelakan seseorang yang amat berarti itu sulit!
Tapi aku percaya..
Jika memang kamu tercipta untukku, kamu akan kembali dengan jalan takdir-Nya.
Namun jika tidak, mungkin ini akan menjadi kisah yang akan aku ceritakan pada anak cucuku kelak bahwa dulu kamu pernah menjadi bagian di hidupku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar