Sabtu, 25 Februari 2017

Kamu dan Hujan

Apa yang harus aku lakukan ketika hujan datang ?
Karena dia selalu datangkan kamu dan kenang,
Dia bawakan rindu yang telah lama kubuang.

Aku pergi bukan karena aku benar benar benci,
Aku hanya mencoba membunuh rasa yang harusnya mati,
Yang ternyata lebih sulit daripada jatuh hati.

Aku berusaha baik-baik saja disini,
Walau dalam hati ingin aku kembali,
Mengulang kisah yang akhirnya sudah aku tahu pasti.

Ternyata bersikap biasa saja itu sulit dijalani,
Saat cinta masih kukuh menguasai,
Masih berharap kamu ada menemani.

Kini aku yang menjadi pengecut,
Seseorang yang munafik,
Yang inginkan kamu tapi menampik.

Mungkin kamu telah bahagia disana,
Bersama dia yang lebih mengerti dan menyayangimu,
Walaupun disini aku berharap masih ada aku dihatimu.

Kamu masih ada disini, di fikiranku, meski tak sekuat dulu,
Maafkan aku yang masih membawa bayangmu dalam malam,
Entah untuk berapa lama, mungkin hingga aku temui dia yang lebih aku sayang.



Bandung, 25 Februari 2017

Ini Mimpiku

Berhentilah datang padaku dengan mimpi yang indah.
Jangan kamu buat aku berangan-angan.
Ragamu tiddak disini, tapi bayangmu membunuhku perlahan.
Pernahkah kamu bermimpi tentangku ? mimpi yang sangat indah.
Suatu mimpi yang membuatmu berharap lagi padaku. ah aku rasa tidak!
Aku. Hanya aku. Bagaimanapun itu hanya aku yang merasakan kamu, tapi kamu tidak.
Itu menyiksaku. Yang mencintaimu, tapi kamu tidak.


Bandung, 19 Februari 2017

Kamis, 09 Februari 2017

Dalam Kenang

Jika malam datang lalu dingin datangkan luka, katakan padanya aku tidak rindu aku hanya mengingatnya.

Mengingat hal-hal indah yang kemudian berubah duka.

Bukan mengenang melainkan hanya terbayang, betapa dulu hati buta karena suka.

Aku tidak menyesal hanya menyayangkan, kenapa harus sebuah pertemanan rusak akibat ke-egoisan sebuah rasa.



Bandung, 8 Februari 2017

Sebelah Tangan

Ini bukan kali pertama aku pergi.

Pernah dulu aku pergi dan kembali, kamu bilang aku menyakitimu; ya aku sadar itu.

Tapi kini aku tak akan kembali; tak akan aku lukai hati lagi.

Karena nyatanya bukan aku yang kamu ingin; bukan aku orang yang kamu cintai.

Pedih memang saat takdir seolah tidak mengizinkan, meski kamu yang aku inginkan.



Bandung, 6 Februari 2017

Dalam Semu

Aku tidak menemukanmu pada malam-malam saat aku merindukanmu.

Aku tidak melihatmu pada siang saat aku berharap bisa bertemu kamu.

Aku tak dapatkan bayanganmu pada hujan saat aku berharap bisa menatap matamu.

Aku tidak dapat menemukanmu pada sudut ruang nyataku, tapi aku dapatkan kamu dalam mimpi di setiap malam panjang tidurku.



Bandung, 6 Februari 2017